Tampilkan postingan dengan label Kabar Hot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Hot. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Oktober 2015

Pengemudi Mangkal Sembarangan, Gojek Dikartu Kuning Ahok

Gubernur DKI Jakarta (Ahok) Basuki Tjahaja Purnama memperingatkan pengelola Gojek agar pengemudi ojek yang bermitra dengan mereka tak berhenti di sembarang tempat. Jika terus membandel, Ahok tak segan-segan akan bertindak tegas. 
Saat ini yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya menertibkan pengemudi ojek yang memangkal. Para pengemudi ojek berbasis online selama ini kerap berhenti di tempat seperti trotoar atau persimpangan jalan.
"Kami pasti tangkap, pengelola Gojek juga kami beri kartu kuning (peringatan)," kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/10).

Namun jika penertiban tak ampuh, Ahok mengancam akan mencoret Gojek. "Lama-lama Gojek saya coret," katanya. Ia tak menjelaskan secara rinci maksud kata coret tersebut. Namun ia melanjutkan, jika Gojek tak menggunakan aplikasi, maka akan kalah bersaing dan akan mati dengan sendirinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansah menegaskan akan terus menindak pengemudi Gojek yang berhenti sembarangan.

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Polda Metro Jaya sudah dikerahkan untuk menertibkan pada pengemudi ojek yang bandel.
Sebelumnya, delapan pengemudi Gojek ditertibkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pengemudi tersebut diberikan sanksi peraturan lalu lintas. Pemberian sanksi diharapkan memberikan efek jera agar pengemudi Gojek tidak lagi melanggar peraturan.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Aksi Demo Serentak

Demo serentak akan terjadi dalam waktu dekat, ini dilakukan Oleh Para Driver Gojek atau Mitra Dari Perusahaan Gojek yang Merekrut Para Driver Ahli dikarenakan ada beberapa Tuntutan (Poin Poinnya)Para Raider di antaranya:
1. Driver tidak boleh mengunduh sistem apk map palsu atau yg disebut fake gps, yg rumornya Merugikan Perusahaan Gojek Dan Para Raider/Driver Gojek Tersebut,Dan Bagi Yang Terbaca Sistem Akan Terkena suspend secara otomatis
2. Potongan deposit gojek yg semakin tidak jelas nominalnya,Di atas Potongan Tanggungan Hp yang Perusahaan Gojek Berikan.
Semua Tidak Sesuai Dengan Perjanjian yang Telah Di sepakati Di atas materai 6000,Dan Cicilan Hp yang Tidak Ada Akumulasi dan perincian Lengkap Dari Pihak Managemen Gojek.
3. Janji gojek untuk mengurangi pengangguran di jakarta ternyata hanya omong kosong(isapan jempol belaka), dikarenakan banyak driver yg disuspend secara sepihak
4. Aplikasi yang sering Seringan Error yang membuat Kerugian,Bukan Saja dari custamer melainkan dari Driver pun merasa di rugikan,dirugikan oleh waktu,Tenaga,Bensin yang di kocek dari kantong pribadi.
Akibat Seringnya error maka Driver yang kadang terkena imbasnya,mulai dari dobel order,PikcUp langsung selesai,yang di indikasikan sebagai permainan curang oleh pihak managemen hingga menjatuhkan sangsi suspend,dan tidak mau mendengar alasan apapun dari Driver yang berusaha jujur mengais rejeki dari kerjasama Terhadap perusahaan Gojek.
5.Withdraw yang semakin kesini semakin susah,untuk melakukan penarikan Deposit Di apps Gobis yang Driver punya,Sedangkan Kami Para driver Sangat membutukan uang hasil jarih payah mereka,di mana uang tersebut akan mereka pergunakan sebagai keperluan rumah tangga,membeli beras dan lauk pauk,membeli susu buat anak yang masih kecil kecil,untuk membayar hutang Dll...
6.Kurang tanggap nya Call Center,Di mana setiap Server Error maka seperti entah di sengaja atau tidak seolah olah tidak ada yang mengangkat Telepon dan hanya suara musik saja yang kami dengar,untung untung masih suara musik,kadang kadang kalau server error no Call Center dari perusahaan Gojek Tidak Hidup sama sekali Selama Beberapa Jam,dan akhirnya menyengsarakan Para Driver apa lagi Berapa Puluh ribu pulsa kami yang terbuang sia sia hanya untuk mendengar lagu yang kaga jelas(Bikin emosi & tidak percaya)
yang tidak mendapatkan solusi dari masalah yang terjadi,entah di sengaja atau tidak tetapi par Driver sangat di Rugikan oleh Managemen Gojek yang sering membuat Server error yang imbasnya akan mencoreng Perusahaan Gojek sendiri,dan beralihnya Custamer ke jasa layanan lain yang lebih bisa di andalkan dan di pertanggung jawabkan akan kualitas dan kinerjanya.
7.Orderan yang Sampai saat ini Driver rasakan sangatlah menurun,bahkan tidak hanya menurun saja,biasanya Driver mendapatkan 1 atau 5 Orderan saja sudah teramat senang,tetapi pada kenyataanya ada yang sampai beberapa hari tidak kunjung mendapatkan orderan,sedangkan Potongan Cicilan Hp selalu Otomatis Terpotong tanpa adanya gangguan,dan terkadang potongan pun tidak sesuai dengan harga cicilan Hp,ada pula yang depositnya ilang lumayan banyak,entah masuk kemana.
8.Tidak adanya Asuransi Kecelakaan dan tidak di kaper Terhadap Setiap Driver yang mengalami kecelakaan atau pun meninggal dunia,padahal Para Driver pun selama ini sangat besar pengaruhnya terhadap perusahaan Gojek,dan saya rasa sangat memberiakan keuntungan bagi perusahaan gojek,oleh karena itu pandanglah kami sebagai manusia.
karena kami pun memiliki peranan terhadap kemajuan  terhadap pihak perusahaan PT.Gojek,dan kami pun bekerja hanya untuk sebagai tanggung jawab semata terhadap perusahaan gojek.
Oleh karena itu akan terjadi berita heboh di media jika para driver serentak untuk berdemo dalam waktu dekat, jika anda adalah salah satu korban diatas, bersedialah utk menyampaikan unek2 kita kepad Sang CEO Bapak: NADIEM MAKARIM
Sebar luaskan kepada kawan 2 kita, untuk berorasi di tepat tgl 28 oktober 2015, di kantor kemang timur raya no 15
Itulah poain poin yang di tuntut oleh para Driver selama ini.
Salam driver gojek rangers.

Mahasiswi Cantik itu Memang Rider Gojek

Jakarta- Di dunia maya sedang heboh pengemudi Gojek yang ramai menjadi perbincangan. Pasalnya, pengojek yang diketahui bernama Eugenie Patricia mempunyai paras cantik. Bahkan kecantikan si 'tukang ojek' cantik itu sampai dibuatkan meme yang beredar di Path, Twitter dan Facebook.
Dari informasi yang dihimpun dari akun Instagram dan Twitter miliknya yang beralamat @eugeniepatricia, wanita ini adalah seorang pengusaha puding terkenal di Jakarta dan katanya masih tercatat sebagai mahasiswi.
Benarkah Patricia Eugene adalah pengemudi Gojek?
"Saya sudah cek, memang dia driver Gojek.
Dalam catatan kami, ada ratusan pengemudi ojek wanita yang bergabung dengan Gojek, bahkan tak sedikit yang merupakan single parent," kata CEO dan Co-Founder Gojek, Nadiem Makarim, Kamis (6/8).
Nadiem yang tampak sedikit tak percaya awalnya memang pada akhirnya salut kepada wanita dan bergabung dengan Gojek sebagai driver. Dia menyangkal bahwa Eugine Patricia merupakan brand ambassador dari Gojek.
Pria lulusan Harvard of University mengatakan bahwa Gojek tak mempunyai orang khusus yang ditunjuk sebagai brand ambassador Gojek, bagi dia customer-nya adalah duta Gojek.
"Justru Gojek lebih sedikt berpromosi, ketimbang dari customer itu sendiri. Promosi yang macam-macam itu sangat membantu, tapi promosi dari mulut ke mulut," tambahnya.
Namun saat dihubungi di kesempatan terpisah, Eugenie Patricia membantah pernyataan Nadiem. Ia menegaskan dirinya bukan pengemudi Gojek dan saat ini berwirausaha di bidang kuliner.
Sementara itu menurut pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, bahwa kehadiran Gojek sudah sangat tepat, dan kini menjadi persoalan besar yang menjadi pekerjaan rumah datang dari pemerintah pusat.
Joga mengatakan,"Bahwa saat ini perlu ada transportasi yang terintgritas seperti MRT, Busway, LRT dan lainnya. Dan Gojek ini datang sebagai pengumpang ke transportasi massal tersebut."
Gojek yang dikenal sebagai ada ride-sharing, seharusnya juga diperkenalkanback-sharing. Bila Gojek menjadi solusi untuk perjalanan 30 menit, maka back-sharing masuk dari perjalanan 15 menit.
"Pada akhirnya menguntungkan semua pihak. Ini solusi untuk anak muda, bisa menyebar ke luar kota. Di luar Jawa, seperti Medan dan Makassar pasti mulai meniru kemacetannya. kalau tidak diatur transisinya tanpa harus terganggu," tandas Joga.

Kamis, 22 Oktober 2015

WARNING KERAS DARI MANAGEMEN GOJEK

Yg tdk boleh dari kantor Gojek adalah.
~ fake GPS
~Ganti/merubah sandi Gmail
~ memindahkan Gmail  ke Hp pribadi
~ ngajarin untuk merubah kata sandi
~memindahkan kartu ke Hp lain
~menambahkan Gmail pribadi ke Hp Gojek.

hasil perbincangan saya dengan salah satu orang kantor gojek kemang timur lantai 3 bagian suspen yang tidak mau disebutkan identitasny

Pembahasan :
#Fake GPS
========
Fake GPS diharamkan, karena membuat sistem server eror membaca lokasi driver. Kalau kita lihat di hp driver pada umumny hanya ada "Titik A (Penjemputan)" dan "Titik B (Tujuan)". Namun diserver kantor ada lagi yang namany "Titik C", apakah itu "Titik C"? Titik C adalah Titik dimana saat kita menekan tombol "Selesai" baru lah sistem menyantumkan "Titik C". Bagi yang menggunakan Fake GPS dll, terkadang gps dari driver masih terbaca di "Titik A" meski kita sudah sampai di "Titik B". "Titik C" ini yang paling akurat ketika kita antar ke "Titik B" atau tidak. Seperti contoh kasus customer minta turun di tengah jalan, hal ini diperbolehkan oleh kantor tanpa hubungi CS, namun kalau terlalu banyak kasus seperi ini tetap akan dipermasalahkan. Beberapa driver yang kedapatan menggunakan Fake GPS dan sejenisny, langsung dipecat pada saat itu juga.

#Wifi dan Bolt
==========
Wifi dan Bolt atau sejenisny diperbolehkan dimana pun driver berada, karena tidak mengganggu sistem.

#HSPA+ (Tweaker/Booster)
====================
HSPA+ dan sejenisny yang biasa disebut Tweaker atau Booster diperbolehkan dimana pun driver berada, karena tidak mengganggu sistem.

#Rute GPS
========
Driver diperbolehkan "Tidak" mengikuti rute gps asal mendapatkan persetujuan dari customer/penumpang. Karena yang menentukanny adalah titik dimana kita sampai tujuan, bukan rute sesuai gps atau tidaknya.

#Pick up - Selesai (Lupa, Order Fiktif, Sistem Eror)
==========================
Sebaikny bila terjadi sistem eror, lupa pick up lalu selesai, dll. Segera hubungi CS dihari yang sama. Kemaren saya terbaca sistem ada 4 orderan dianggap Pick Up - Selesai (Fiktif). Alhamdulillah, karena ada track record saya hubungin CS maka 4 order itu dianggap bersih. Beberapa driver dianggap order fiktif karena tidak adanya track record dari CS. Namun bila jumlahny terlalu banyak, maka bisa dipermasalahkan oleh kantor. Ada juga driver yang terbaca hingga 63 orderan yang dianggap fiktif.

#Orderan melebihi "Titik B"
====================
Driver berhak meminta kelebihan Rp/KM bila jarak tempuh melebihi "Titik B", dan berhak juga menurunkan customer pada "Titik B" tersebut bila customer tidak mau membayar lebih Rp/KM ny. Bila kasusnya customer tidak terima perlakuan seperti itu, segera hubungi CS supaya nantiny CS menghubungi customer tersebut. Tapi kalau kita ikhlas mengantarkan tidak apa-apa.

#Customer yang sama
================
Hindari mengambil customer yang sama lebih dari 1x/hari. Karena akan mengakibatkan auto-suspen. Dan kalau bisa dihindari mengambil customer yang sama lebih dari 2x/minggu. Karena kantor beranggap order/customer langganan.

#Auto dan Manual Suspen
===================
Auto Suspen itu suspen otomatis keesokan harinya ketika sistem membaca ada orderan yang mencurigakan. Manual Suspen adalah suspen yang dilakukan kantor ketika tingkat orderan yang mencurigakan melebihi dari batas normal.

Saya share ini bukan maksud menakut-nakuti. Semua hanya untuk menjaga sesama driver. Bagi driver yang biasa bermasalah tanpa lapor ke CS atau yang lebih parah biasa mainan "OFIK", siapkan diri dan duit anda. Info ini akurat dapat dipertanggung jawabkan. Semoga bermanfaat.


Sekian dan terima kasih
MERDEKA!!!

Selasa, 20 Oktober 2015

Info Penting Dari Bogor

INFO PENTING :
Semalam (19/10/2015) sekitar pkl.23.00 wib, telah ada kejadian pemerasan terhadap gojek bernama Alfredo. Dia membawa sewa reguler (wanita) dari jabon kearah jalan timbul ciseeng. Sampai di tujuan penumpangnya tidak mau membayar dengan uang, akan tetapi ditawarkan dibayar dengan tubuhnya. Driver gojek tersebut tidak mau dan ditawarkan teh botol oleh penumpang, lalu dia didatangi oleh beberapa pemuda yg meminta agar membayar minuman seharga 980.000,- dan dompetnya dirampas dan uangnya diambil semua. Sekitar 500.000,-.
Masalahnya sudah selesai dengan bantuan pihak kepolisian dan driver gojek dr grup GAST (Gojek Area Sctv Tower) dan grup GOBER (Gojek Bogor Beriman).
Untuk rekan2 agar berhati2 apabila mengambil penumpang di area Bojongsari s/d Bogor klo sudah diatas jam 9 malam. Apabila ada kejadian diwilayah Bojongsari s/d Bogor rekan2 bisa berkoordinasi dengan kami.

Terimakasih,
Salam gojekerz...
GOBER (jl. Bojongsari, Parung).

Keluhan Para Driver Gojek

Beberapa rekan driver mengeluhkan kebijakan sepihak dari PT. Go-Jek terkait jaket dan helm. Seperti yang kita semua tahu, sesuai dengan kebijakan yang telah para driver tanda tangani di atas materai adalah jaket dan helm merupakan inventaris kantor. Driver hanya diwajibkan membayar kerugian apabila jaket atau helm yang diterima rusak.

Apa alasan PT. Go-Jek memberlakukan cicilan selain Handphone (cicilan helm dan jaket) dengan sepihak dan berubah dari perjanjian awal yang telah di tanda tangani di atas materai? Bukankah merupakan sebuah pelanggaran bila perjanjian yang sudah ditandatangani di atas materai dilanggar?

Selain itu, cicilan atau pengurangan deposit driver pun tidak transparan. Para driver tidak mengetahui secara persis pengurangan deposit Go-Jek untuk apa. Para driver hanya mendapat informasi jumlah deposit setelah pengurangan. Selain itu, jumlah pengurangan yang tidak stabil semakin membuat para driver terheran-heran akan alasan pengurangan deposit tersebut.

Apakah PT. Go-Jek tidak bisa memberikan penjelasan atas pengurangan deposite yang tidak memiliki alasan yang jelas untuk setiap pengurangan? Minim sekali transparansi.

Saya berharap sekali PT. Go-Jek dan para Driver Go-Jek mampu menjadi mitra yang solid, saling menghormati dan saling menghargai. Saya berharap tidak ada kebijakan dan komunikasi yang merugikan.

Terima Kasih!

Minggu, 18 Oktober 2015

Jelang Final Piala Presiden Ikut Ditangkap Polisi di Sekitar Senayan, Pria ini Mengaku Driver Go-Jek

Jakarta - Seorang pria yang mengaku driver Go-Jek turut diamankan aparat polisi di dekat Mal FX, Senayan, Jakarta. Pria bernama Nana Supriatna ini dijaring polisi karena dicurigai hendak merusuh.

"Saya Go-Jek, saya lagi mangkal di FX. Baru seminggu saya mangkal di situ. Kan lumayan banyak orang, pikir saya kalau ada yang mau order kan lumayan," kata Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Nana mengaku tidak tahu-menahu ketika puluhan aparat polisi datang. Sejumlah orang berlarian saat itu, hingga membuat Nana juga berlari.

"Saya pikir ada apa ini, kok lari-lari, ya saja juga lari ke dalem, terus ditangkap," kata pria berusia 37 tahun itu.

Nana meyakinkan jika dirinya driver Go-Jek. Namun, ia tidak bisa menunjukkan aplikasi Go-Jek. Ia mengaku sudah bergabung dengan Go-Jek sejak Agustus 2015.

"Ada aplikasinya. Handphone saya dibawa polisi, saya lagi moto-moto terus diambil," katanya.

Warga Kampung Pulo, Jaktim itu sudah menjelaskan jika dirinya driver Go-Jek. "Cuma kata polisi udah nanti aja di kantor (penjelasannya)," imbuhnya. (mei/dhn)

Dilansi Oleh
Mei Amelia R - detikNews.com