Senin, 19 Oktober 2015

Dishub & Polda buat forum lalu lintas, GO-JEK jadi bahasan utama

JAKARTA -Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya membentuk Forum Lalu Lintas.
Forum ini membahas sejumlah masalah yang berkaitan dengan lalu lintas dan transportasi di Jakarta.

"Program kerja yang akan kita ambil baik itu program jangka pendek, menengah dan panjang.
Kita akan kombinasikan. Yang pertama akan mempresentasikan program yang kita punya nanti.
Kita akan bahas kira-kira program-program yang skala prioritas yang akan kita lakukan," terang Kadishubtrans, Andri Yansyah, kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (28/8).

Di pertemuan selanjutnya, masalah kemacetan tentunya jadi salah satu fokus yang akan selalu dicarikan solusinya oleh forum ini. Selain Dishub dan Ditlantas Polda Metro, sejumlah pakar juga akan dimintai masukannya.

"Besok Selasa kita udah mulai rapat. Utamanya soal kemacetan yang banyak sekali penyebabnya. Kita undang pakar-pakar," tambahnya.

Dia membantah forum ini dibentuk karena pihaknya tak mampu menyelesaikan masalah lalu lintas di Jakarta seorang diri. Untuk forum ini, tegasnya, tak memakai anggaran daerah.

"Forum ini hanya membahas. Memberi masukan, misalnya program A anggaran sekian ya udah masukan," kata dia.

Selain soal macet, keberadaan ojek aplikasi seperti GO-JEK juga akan dibahas dalam forum ini. Ditambahkan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Risyapudin, pada pertemuan perdana ini keberadaan GO-JEK yang bukan termasuk dalam jenis angkutan juga disinggung.

"Kalau masalah GO-JEK itu kan sudah kita bahas melalui forum lalu lintas walaupun baru dibentuk hari ini tapi sebelumnya tim sudah membahas," kata dia.

Sebetulnya, kata Risyapudin, soal GO-JEK sudah lama jadi pembahasan pihaknya dan Dishub DKI. Sampai saat itu akan terus dicarikan solusinya.

"Sebetulnya itu tidak diakomodir dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang roda dua sebagai angkutan umum atau angkutan orang/barang. Itu jelas dari segi keamanan, keselamatan bahkan kalau di Jakarta ketertiban dan kelancaran sangat mengganggu sekali," jelas Risyapudin.

Dia lantas mempertanyakan kebijakan DKI yang melarang motor melintas di kawasan MH Thamrin. Dia berharap kebijakan itu diseriusi dengan memperpanjang jalur bebas kendaraan roda dua.

"Pemerintah sebenarnya sudah membatasi misalkan dari HI sampai Merdeka Barat. Itu kita akan menunggu lagi kapan akan diperpanjang jalur itu melalui Kadishub berdasarkan analisa dan evaluasi itu sendiri. Sekarang kalau memang GO-JEK diresmikan, otomatis itukan memang sarana transportasi yang memang tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi angkutan publik. Kita bahkan di Undang-undang pun dilarang," paparnya.
Kalau soal persaingan GO-JEK dan ojek konvensional, katanya, tentu tak dibenarkan. "Itu kriminal, kalau dilarang itu juga mungkin kita sampaikan itu jadi pemicu antara ojek konvensional dengan GO-JEK ribut. Itu kita imbau jangan seperti itu. Karena sambil menunggu proses apakah dari pemerintah pusat ataupun pemda akan mengakomodir itu atau tidak," pungkasnya.
Karena di ketahui selama ini ojek online yang melalui aplikasi semacam Gojek dan Grebbike sedang kami tangani.

info razia

Dear All Para Pengendara,.
Di bulan Oktober ini Akan dilaksanakan razia gabungan dari Polda Metro,Pomdam Jaya,Dishub DKI di jln utk16 sd 23 October 2015 pagi jam 08.00 s/d 11.00 utk itu diharapkan selalu membawa kelengkapan surat2 Kendaraan dan yg perlu diwaspadai ada razia di DKI dan Depok
jaksel ;
1.Lenteng Agung depan taman dan IISIP
2.Raya Tanjung Barat belakang Koramil 03 Ps.Minggu
3.Pondok Pinang keb.lama
4.Depan Gandaria City
5.Mampang dkt Patung Kuda
6.Ranco
Jaktim ;
1.Gongseng Cijantung
2.Depan Rs.Ps Rebo
3.Ps Induk Krmt Jati
4.Otista
5.Jembatan x malang
6.Indomilk Raya Bogor
7.TMII
Jakbar ;
1.Daan Mogot
2.Petamburan
3.Jembatan 5
4.Roxy
Jakut ;
1.Kelapa Gading
2.Rawamangun
3.Klender
Jakpus ;
1.Cempaka Putih
2.Kramat Raya
3.Depan Atrium
4.Bungur Raya
Depok ;
1.Margonda dkt Polres dan Pondok City
2.Sawangan
3.GDC Kota Kembang
4.Cimanggis dkt Cinangka
5.Kelapa 2 dkt Pal
Semoga bermanfaat buat rekan2  terutama yg surat2 Kendaraan SIM,STNK blm lengkap atau blm diperpanjang dan juga pakai selalu helm dan nyalakan lampu bila pergi. (NB: just sharing information)

Minggu, 18 Oktober 2015

Driver Gojek Menghilang

- info lintas jabodetabek -

Kepada kawan kawan Gojekers Lintas Jabodetabek tolong bantu share dan bantu cari jika melihat kawan driver kita dari grup
Cikal Univercity Ciledug
a/n Firman syahroni
081297932856
belum kembali ke rumah sudah 2 hari.
Terakhir bawa order transport dari bintaro ke lebak bulus Dengan kendaraan motor
Mio CW Merah B 3335 SAF
alamat Jl. Inpres 4 no 1 RT 04 RW 06 Larangan Utara
jika ada yg melihat sdr Firman ini ataupun ada yg melihat motor beliau ini agar segera hub sdr Ajis di no 081283791434 atau Istri dari sdr Firman a/n Yuli 0811361532

Salam Gojekers Indonesia ✊

Ratusn The Jek mania di Tangkap

Jakarta - Hingga dini hari ratusn Thejak mania  masih di introgasi akibat melakukan suping ke berbagai tempat di kawasn GBK Glora Bung Karno,para sporter persija ini masih ada di Polda menunggu orang tua yang menjemputnya,hal ini di lakukan agar para orang tua bisa memberikan arahan terhadap Anaknya dan menjemput anaknya di polda dini hari (19-10-2015)
Para Sporter The jek mania ini melakukan tindakan yang membahayakan orang lain dan melempar batu ke arah jalan raya dan membuat sebagian kaca mobil pecah mangkanya kami mengadakan penangkapan,karena sifatnya membahayakan khalayak umum tutur kapolda,mereka terjaring berada di pinggir jalan dan melempari kendaraan yang lewat itu sangat membahayakan,saya kasihan kepada anak Muda saat ini hanya karena Masalah Sepak bola mereka menjadi anarkis.(*ach-ilham)

Jelang Final Piala Presiden Ikut Ditangkap Polisi di Sekitar Senayan, Pria ini Mengaku Driver Go-Jek

Jakarta - Seorang pria yang mengaku driver Go-Jek turut diamankan aparat polisi di dekat Mal FX, Senayan, Jakarta. Pria bernama Nana Supriatna ini dijaring polisi karena dicurigai hendak merusuh.

"Saya Go-Jek, saya lagi mangkal di FX. Baru seminggu saya mangkal di situ. Kan lumayan banyak orang, pikir saya kalau ada yang mau order kan lumayan," kata Nana kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Nana mengaku tidak tahu-menahu ketika puluhan aparat polisi datang. Sejumlah orang berlarian saat itu, hingga membuat Nana juga berlari.

"Saya pikir ada apa ini, kok lari-lari, ya saja juga lari ke dalem, terus ditangkap," kata pria berusia 37 tahun itu.

Nana meyakinkan jika dirinya driver Go-Jek. Namun, ia tidak bisa menunjukkan aplikasi Go-Jek. Ia mengaku sudah bergabung dengan Go-Jek sejak Agustus 2015.

"Ada aplikasinya. Handphone saya dibawa polisi, saya lagi moto-moto terus diambil," katanya.

Warga Kampung Pulo, Jaktim itu sudah menjelaskan jika dirinya driver Go-Jek. "Cuma kata polisi udah nanti aja di kantor (penjelasannya)," imbuhnya. (mei/dhn)

Dilansi Oleh
Mei Amelia R - detikNews.com

Freelance driver motoris GOJEK (khusus wilayah singaraja dan sekitar)

PT GoJek Indonesia.
Bagi yg ingin bergabung di GoJek tidak ada biaya pendaftaran ataupun biaya administrasi. Kapan pun dimana pun bisa kita andalkan untuk mencari nafkah. Di awal bergabung Go-Jek memberikan modal sebesar 250,000 (100rb insentive untuk beli pulsa dua bulan kedepan, 100rb ada di dalam saldo rekening ponsel, 50rb untuk pulsa paket internet di bulan pertama) dan juga memfasilitasi Gojek Driver dengan :
-> Hp android ZTE V811W
-> 2Helm
-> 2Jaket
-> Masker dan penutup kepala.

Motor pribadi harus dlm keadaan baik. Persyaratan untuk bergabung di Go-jek :
-> foto copy stnk
-> foto copy ktp
-> foto copy sim C

Dan juga harus menyerahkan Jaminan ASLI kepada PT Go-Jek Indinesia, pilih salah satu saja diantara nya : ijazah terakhir / KK /Akta Lahir/Akta Nikah/BPKB/Passport. ( untuk jaminan nya bisa di ganti sewaktu waktu dengan document asli yang lain nya,apabila diperlukan. Dan juga sewaktu-waktu apabila ingin keluar dari Go-jek jaminan akan kami kembalikan).
Keterangan lebih lanjut hubungi

Deka
089521515155

Lowongan Driver Gojek Bali

Baca ini resmi dari PT GOJEK.
Bagi yg ingin bergabung di GOJEK tidak ada biaya pendaftaran ataupun biaya administrasi. Kapanpun dimana pun bisa kita andalkan untuk mencari nafkah.Di awal bergabung GOJEK memberikan modal sebesar Rp: 250.000 (100.000ribu insentive untuk beli pulsa 2bulan kedepan, 100.000ribu ada di dalam saldo rekening ponsel, 50.000ribu untuk pulsa paket internet di bulan pertama) dan juga memfasilitasi GOJEK driver dengan:
-Hp ZTE V811W
-2helm
-2jaket
-masker
-dan penutup kepala
Motor pribadi harus dalam keadaan baik.
Persyaratan untuk bergabung di GOJEK:
-Foto copy stnk, ktp, sim c
-dan juga harus menyerahkan jaminan asli kepada PT GOJEK indonesia pilih salah satu saja diantaranya :
*ijazah terakhir
*kk(kartu keluarga)
*akta lahir
*akta nikah
*bpkb
*passport
(Untuk jaminannya bisa diganti sewaktu-waktu dengan dokumen asli yg lainnya, apabila diperlukan, dan juga sewaktu-waktu apabila ingin keluar dari GOJEK jaminan akan kami kembalikan) keterangan lain hubungi bu jero kariani terima kasih.
Kadek Wirasuda S.H
GOJEK Bali-supervisor team
Call/sms/

No hp: 085738138873